Beri Kuliah Umum Di Universitas Pancasakti Tegal, Gubernur Jawa Tengah Berpesan Pada Mahasiswa
Penulis, Yurotun Anisah
Gubernur Jawa tengah ( Jateng ) H. Ganjar Pranowo S.H.,M.I.P memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa di universitas pancasakti Tegal, Selasa (9/5/2023) yang bertempat di kampus 2 jalan perintis kemerdekaan (Poso) kota Tegal. Materi yang disampaikan mengangkat tema “Revitalisasi kepemimpinan dalam membangun Indonesia cerdas dan tangguh”.
Kuliah umum tersebut diikuti sekitar 500 mahasiswa perwakilan dari setiap fakultas. Sebelum masuk kemateri, Rektor Universitas pancasakti Tegal Taufiqullih M.Hum menyampaikan aspirasi atas kedatangan Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo S.H.,M.I.P dan juga wakil walikota Tegal M. Jumadi, ST.MT.
Pada kesempatan itu, Rektor Ups meminta izin untuk memperkenalkan profil Universitas pancasakti Tegal. “ Universitas pancasakti Tegal merupakan perguruan tinggi swasta (PTS) terbesar di wilayah Pantura barat. UPS sudah berusia 40tahun dengan jumlah program studi terbanyak di kota Tegal yaitu sebanyak 25 program studi. Kini UPS memiliki 8ribu mahasiswa, dosen sekitar 200 orang dan tenaga kependidikan sebanyak 160 orang.” Ungkap Rektor UPS disambut dengan tepuk tangan mahasiswa universitas pancasakti Tegal.
Lebih lanjut, Rektor UPS menyampaikan pihaknya terus berkomitmen untuk penguatan lembaga dan kemajuan UPS. Orientasinya, tentu pada peningkatan akreditasi, penambahan jumlah mahasiswa baru dan sebagainya.
Setelah sambutan dari rektor, Gubernur Jateng memulai membuka kuliah umum. Gubernur memberi materi tentang permasalahan nelayan dan upaya penanganan permasalahan pada nelayan. Permasalahan industri pembarukan juga disampaikan gubernur seperti baterai hingga pengembangan sumberdaya manusia.
Diakhir materi, Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo S.H.,M.I.P Memberi pesan kepada mahasiswa untuk terus semangat dalam belajar untuk membangun Indonesia cerdas dan tangguh. Gubernur juga menyampaikan untuk memajukan bidang perikanan, Pendidikan, kepemimpinan, ekonomi dan sosial. “setiap zaman punya tantangan dan persoalan sendiri, karena kita tidak ingin menjadi negara yang biasa-biasa saja. Ayo kita buktikan bahwa darah dan air mata para pahlawan yang jatuh ketanah tidak percuma.” Ungkapnya.
Setelah materi selesai, Gubernur Jateng menpersilahkan mahasiswa yang ingin bertanya. Ada 1 Mahasiswa yang diberi pertanyaan oleh gubernur dan 2 mahasiswa yang memberi pertanyaan kepada gubernur. Mahasiswa tersebut di apresiasi oleh gubernur dan diberikan hadiah berupa handphone dan juga laptop oleh gubernur Jateng.